Postingan

Menampilkan postingan dengan label Kebijakan Ekonomi

Mengapa NIB Bukanlah Jebakan Fiskal

Gambar
Menyusun raga di pasar lama, Menjual rempah di bawah terpal. Bukan pajak tujuan utama, Legalitas hadir lindungi modal. Ilustrasi: Denyut nadi ekonomi informal yang menopang ketahanan nasional, namun sering kali terpinggirkan dari akses permodalan karena ketiadaan identitas legal. (Sumber Foto: setengah lima sore - Pexels) RADARFINANCE.MY.ID — RABU, 24 JUNI 2026 D i balik riuhnya transaksi di pasar-pasar tradisional dan lapak-lapak kaki lima, tersembunyi sebuah paradoks ekonomi yang menahun. Sektor Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) selalu dielu-elukan sebagai tulang punggung perekonomian Nusantara, terutama saat krisis menerjang. Namun, ironisnya, jutaan pelaku usaha ini masih memilih bersembunyi di wilayah abu-abu menolak masuk ke dalam sistem ekonomi formal karena dihantui oleh satu kata yang paling ditakuti: Pajak. Baru-baru ini, diskursus mengenai kewajiban kepemilikan Nomor Induk Berusaha (NIB) kemba...

Mengapa Stimulus Ekonomi Menjadi Penyelamat Daya Beli Warga

Gambar
Pergi ke pasar membeli beras, Beras ditakar di dalam cawan. Kala roda ekonomi menderu keras, Bantalan stimulus jadi pahlawan. Ilustrasi: Ketika daya beli tergerus inflasi, sebuah intervensi ekonomi menjadi napas tambahan yang krusial bagi kelas menengah ke bawah. (Sumber Foto: Ahsanjaya - Pexels) RADARFINANCE.MY.ID — RABU, 24 JUNI 2026 D alam denyut nadi perekonomian sebuah bangsa, daya beli masyarakat adalah mesin utama yang menjaga roda perdagangan tetap berputar. Namun, ada kalanya mesin tersebut kehabisan pelumas. Ketika badai inflasi berpadu dengan stagnasi upah, dompet kelas menengah dan pekerja informal menjadi pihak pertama yang merasakan sesaknya tekanan. Di titik nadir inilah, kucuran stimulus ekonomi tidak lagi dipandang sebagai bentuk amal negara, melainkan "napas tambahan" yang wajib diberikan agar ekonomi riil tidak mengalami gagal jantung. Secara akademis, stimulus fiskal berfungsi seb...