Analisis Pasar Rekor Sejarah BBRI: Bedah Tuntas Pembagian Dividen Jumbo Rp52,1 Triliun dan Jadwal Lengkapnya Oleh: Tim Redaksi Radar Finance | Waktu Baca: 4 Menit Ilustrasi: Akumulasi kekayaan dan pertumbuhan nilai investasi jangka panjang melalui dividen tunai. (Sumber Foto: Unsplash) Musim pembagian dividen selalu menjadi momentum yang paling dinantikan oleh para pelaku pasar modal. Tahun ini, PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) kembali menjadi primadona dengan mencatatkan rekor pembagian dividen tertinggi sepanjang sejarah perusahaan, yakni menyentuh angka Rp52,1 triliun untuk tahun buku 2025. Keputusan bersejarah ini telah disahkan secara resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) pada 10 April 2026. Angka fantastis tersebut setara dengan 91,96% (Dividend Payout Ratio/DPR) dari total laba bersih konsolidasian perseroan tahun 2025 yang menembus Rp56,65 triliun. Langkah agr...
Postingan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Ekonomi Global Peringatan Keras IMF: Tiga Skenario Terburuk Ekonomi Dunia Akibat Eskalasi Konflik Global Oleh: Tim Redaksi Radar Finance | Waktu Baca: 5 Menit Ilustrasi: Volatilitas pasar keuangan global di tengah meningkatnya tensi geopolitik. (Sumber Foto: Unsplash) Suhu geopolitik dunia yang kian mendidih tidak hanya membawa ancaman pada stabilitas keamanan internasional, tetapi juga menempatkan perekonomian global di tepi jurang krisis baru. Dana Moneter Internasional (IMF) secara blak-blakan membeberkan risiko kejatuhan ekonomi dunia jika ketegangan terus berlanjut tanpa resolusi perdamaian. Mengacu pada rilis prospek ekonomi terbarunya, serta disandingkan dengan analisis risiko dari Bank Dunia (World Bank) dan Organisasi Perdagangan Dunia (WTO), ancaman ini bukanlah isapan jempol belaka. Setidaknya, terdapat tiga skenario terburuk yang sedang diwaspadai oleh para pembuat kebijakan finansial di ...
Pergeseran Peta Otomotif Global: Mengapa Merek Mobil Tiongkok Berhasil Menyalip Raksasa Tradisional
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Analisis Bisnis & Industri Pergeseran Peta Otomotif Global: Mengapa Merek Mobil Tiongkok Berhasil Menyalip Raksasa Tradisional? Oleh: Tim Redaksi Radar Finance | Waktu Baca: 4 Menit Selama beberapa dekade, industri otomotif global dan domestik didominasi oleh raksasa asal Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat. Namun, peta persaingan kini mengalami disrupsi besar-besaran. Data penjualan global dan regional menunjukkan tren yang tak terbantahkan: pabrikan asal Tiongkok tidak lagi sekadar menjadi "kuda hitam", melainkan mulai memimpin pasar. Lompatan signifikan dari merek-merek seperti BYD, Wuling, hingga Chery bukan terjadi secara kebetulan. Kesuksesan mereka menyalip volume penjualan merek tradisional merupakan hasil dari eksekusi strategi jangka panjang yang matang. Berikut adalah analisis mendalam mengenai tiga faktor utama pendorong dominasi otomotif Tiongkok. 1. Penguasaan Ekosistem Kendaraan ...
Rangkuman Berita Ekonomi 14 April 2026: IHSG Tembus Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
RADAR FINANCE Berita Finance Analisis Pasar Akademi Keuangan Panduan Bisnis Market Roundup Rangkuman Berita Ekonomi 14 April 2026: IHSG Tembus Rekor Baru di Tengah Ketegangan Global Selasa, 14 April 2026 | Oleh: Tim Redaksi Radar Finance Pasar finansial hari ini menunjukkan dinamika yang luar biasa. Di tengah memanasnya situasi geopolitik di Selat Hormuz, pasar modal Indonesia justru menunjukkan resiliensi yang signifikan. IHSG Melesat 1,31% Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) dibuka menguat tajam ke level 7.598,80 . Kepercayaan investor meningkat setelah FTSE Russell mempertahankan posisi Indonesia dalam Secondary Emerging Market . Emas Antam Melonjak Harga emas Antam mencatatkan kenaikan drastis sebesar Rp 45.000 per gram hari ini. Safe haven menjadi incaran utama akibat blokade pelabuhan Iran oleh AS. Sorotan Uta...
Harga Emas Hari Ini 14 April 2026: Antam, Galeri24 & UBS Kompak Mengalami Penurunan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
B50 Siap Diterapkan Juli 2026, KAI Siap Transisi Energi tapi Masih Ada Tantangan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Jambi - Radar Finace – Pemerintah resmi memastikan bahwa bahan bakar nabati campuran 50 persen atau yang dikenal dengan sebutan B50 akan mulai diterapkan mulai bulan Juli 2026 mendatang. Kebijakan ini merupakan langkah lanjutan dari penggunaan B40 yang sudah berjalan, guna mempercepat transisi energi nasional dan mencapai target Net Zero Emission (NZE) 2060. PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI menyatakan kesiapannya untuk mengadopsi teknologi bahan bakar baru ini. Saat ini, seluruh armada lokomotif dan genset yang dioperasikan KAI telah menggunakan biosolar B40 sejak Februari 2025. "Kami sangat mendukung rencana transisi ke B50. Pemanfaatan energi terbarukan membuat kereta api semakin unggul dalam menjaga kelestarian alam," ujar Vice President Corporate Communication KAI, Anne Purba, Minggu (12/4). Namun, demi menjaga keselamatan operasional yang menjadi prioritas utama, KAI menegaskan bahwa seluruh sarana perkeretaapian akan melalui serangkaian uji coba teknis yang ...
Cuan Dividen Spesial dan Semangat Literasi Keuangan: Sido Muncul (SIDO) Terus Berinovasi untuk Investor dan Karyawan
- Dapatkan link
- X
- Aplikasi Lainnya
Logo Sidomuncul Sumber Wikipedia Jambi - Radar Finance - Kabar gembira datang dari PT Industri Jamu dan Farmasi Sido Muncul Tbk (SIDO), salah satu produsen jamu dan produk kesehatan terkemuka di Indonesia. Perusahaan ini tidak hanya mengumumkan pembagian dividen final yang menggiurkan, tetapi juga menunjukkan komitmen kuat dalam memperkuat literasi keuangan bagi para pemegang saham, karyawan, dan bahkan mahasiswa. Dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 9 April 2026, Sido Muncul menyetujui pembagian dividen final sebesar Rp 441,52 miliar, atau setara Rp 15 per lembar saham. Keputusan ini menambah total dividen yang dibagikan untuk tahun buku 2025 menjadi Rp 1,08 triliun (Rp 37 per saham), yang merupakan sekitar 88,6% dari laba bersih perusahaan tahun lalu. Angka ini menunjukkan konsistensi Sido Muncul dalam memberikan imbal hasil kepada para investornya, bahkan di tengah kondisi ekonomi global yang penuh tantangan. Sebelumnya, perusahaan telah mem...